Sangihe, KomPas.86.com – Gedung Wale Ne Tou Tondano, Kabupaten Minahasa, menjadi saksi sejarah kehadiran Ketua Umum PDI Perjuangan Prof. Dr. (H.C) Hj. Megawati Soekarnoputri, Kamis (25/9/2026).
Serentak, para pengurus Partai berlambang Banteng Moncong Putih se-Sulawesi Utara menyambut dengan antusias membara kehadiran Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Ribuan pengurus memadati Gedung Wale Ne Tou Tondano. Dari ujung utara Sangihe, Talaud, Sitaro hingga Bolmong Raya, Bitung, Manado, Tomohon dan Minahasa Raya, lautan merah tumpah ruah di Kota Budaya Tondano.
Sejak pagi, kader dengan seragam merah kebanggaan sudah memadati area gedung. Yel-yel “Merdeka… Merdeka… Hidup Ibu Mega… Hidup PDI Perjuangan” menggema di seluruh penjuru gedung.
Kehadiran Ketua Umum ke-5 Presiden RI ini dalam rangka Pendidikan Politik dan Konsolidasi Internal serta Pelantikan Pengurus DPD, DPC, PAC, Ranting dan Badan Sayap Partai se-Sulawesi Utara.
Gedung Wale Ne Tou yang megah itu seakan tidak mampu menampung antusiasme ribuan kader yang ingin bertatap muka langsung dengan Sang Ketua Umum.
“Inilah bukti PDIP Sulut solid. Inilah bukti Banteng Sulut setia pada Ibu Mega. Gedung Wale Ne Tou jadi saksi, ribuan banteng datang dengan hati, dengan cinta untuk Ibu Mega,” ujar salah satu pengurus DPC yang hadir.
Momen haru terlihat saat Ibu Megawati memasuki ruangan. Seluruh kader berdiri, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PDI Perjuangan dengan penuh semangat dan air mata haru.
Dengan konsolidasi akbar ini, PDI Perjuangan Sulut menegaskan kesiapannya menjadi benteng Pancasila dan siap memenangkan pertarungan politik ke depan di bawah komando Megawati Soekarnoputri.
